0 0 Read Time:1 Minute, 4 Second Harga sayuran di Pasar Lakessi, Parepare, Sulawesi Selatan, mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan tersebut terjadi pada sejumlah komoditas akibat pasokan yang menurun. Pedagang menyebut musim kemarau turut memengaruhi hasil panen petani. Kenaikan paling drastis terjadi pada timun yang kini dijual Rp5.000 per buah. Sebelumnya, harga tersebut bisa mendapatkan empat hingga lima buah timun. Kondisi ini terjadi karena pasokan timun dari petani semakin terbatas. Harga buncis juga mengalami peningkatan cukup signifikan di Pasar Lakessi. Sebelumnya, buncis dijual sekitar Rp12.000 per kilogram. Kini, pedagang harus membeli dengan harga lebih dari Rp15.000. Harga jual buncis kemudian mencapai Rp18.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit juga ikut mengalami kenaikan. Harga pembelian pedagang sebelumnya berada di sekitar Rp35.000 per kilogram. Kini, harga modal meningkat menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram. Pedagang kemudian menjual cabai rawit sekitar Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Kenaikan harga turut terjadi pada wortel yang kini dijual sekitar Rp18.000 per kilogram. Sebelumnya, harga jual wortel berada di kisaran Rp10.000 per kilogram. Pedagang menyebut kemarau menyebabkan pasokan dan hasil panen petani berkurang. Pedagang memperkirakan kondisi tersebut berkaitan dengan kekeringan yang melanda wilayah penghasil sayuran. Berkurangnya pasokan membuat harga sayuran di Parepare meningkat. Masyarakat kini harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk kebutuhan dapur harian. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation 2 Kelurahan di Makassar Jadi Percontohan Nasional Program Sadar HAM Pangkep Siapkan Pilkades 2026, Masa Jabatan Kepala Desa Kini Delapan Tahun