0 0 Read Time:47 Second Pemerintah Kabupaten Bone mempelajari pengelolaan pembibitan sapi Bali di BPTU-HPT Denpasar. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan peternakan di Bone. Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas bibit sapi. Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Bone meninjau langsung kawasan peternakan. Mereka melihat proses pemeliharaan sapi, pengelolaan pakan, serta penyediaan air. BPTU-HPT Denpasar sendiri memiliki lahan pembibitan sekitar 102 hektare. Pengelolaan BPTU-HPT Denpasar mencakup pemurnian dan pelestarian sapi Bali. Lembaga tersebut juga menjalankan pembibitan serta penyediaan hijauan pakan ternak. Sistem tersebut menjadi salah satu hal yang dipelajari Pemkab Bone. Upaya pengembangan sapi Bali di Bone sebelumnya juga sudah berjalan. Program tersebut mendapat dukungan bibit dari BPTU-HPT Denpasar. Pada 2025, sapi bantuan tersebut bahkan telah menghasilkan pedet pertama di Lampoko. Kunjungan terbaru ini diharapkan memperkuat pengembangan sapi Bali di Kabupaten Bone. Pemerintah daerah ingin meningkatkan kualitas pembibitan dan produktivitas peternakan. Pengalaman pengelolaan BPTU-HPT Denpasar menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan tersebut. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Monyet Liar Turun ke Permukiman Warga Barru, Diduga Kelaparan akibat Kemarau Fortuner Terperosok ke Jurang 40 Meter di Sigi, Sopir Meninggal di Lokasi