0 0 Read Time:1 Minute, 12 Second Truk angkut tiga ekskavator terguling di Jalan Trans Kalimantan wilayah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah. Insiden terjadi di kawasan Bukit Angker, Desa Kudangan, Kecamatan Delang, pada Senin (27/7/2026) malam. Truk dan muatannya melintang hingga menutup seluruh badan jalan. Akibatnya, lalu lintas penghubung Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat lumpuh total. Truk longbed Sinotruk Howo bernomor polisi BM 8273 JO membawa tiga ekskavator Sunward PC 100. Kendaraan tersebut dikemudikan Gian Luhur Gemilang menuju Pontianak, Kalimantan Barat. Sebelumnya, truk berangkat dari Pangkalan Banteng pada 2 Juli 2026. Namun, perjalanan sempat terhenti sekitar 10 hari akibat kerusakan kampas kopling. Perjalanan kembali dilanjutkan pada Senin sekitar pukul 20.00 WIB setelah kendaraan dinyatakan layak jalan. Ketika melewati tanjakan Bukit Angker, truk tiba-tiba bergerak mundur meski mesin masih hidup. Kendaraan kemudian melintang di jalan dan tiga ekskavator yang diangkut terbalik. Posisi alat berat tersebut membuat kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas. Kasat Lantas Polres Lamandau AKP Dindin Mahmudin mengatakan petugas langsung diterjunkan menuju lokasi. Polisi melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas selama proses penanganan. Lampu peringatan dipasang dari dua arah untuk mencegah kecelakaan susulan. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa akibat insiden truk terguling tersebut. Proses evakuasi diperkirakan membutuhkan waktu karena tiga ekskavator harus dipindahkan dari badan jalan. Antrean kendaraan juga mengular akibat akses yang tertutup total. Pengguna Jalan Trans Kalimantan diminta mempertimbangkan perjalanan hingga jalur kembali dapat dilalui. Petugas terus berupaya memulihkan akses penting antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat tersebut. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Yang Menarik dan Mungkin Cuma Ada di Kalimantan Kapal BBM Berdatangan, Pertamina Kebut Normalisasi Pasokan di Kalbar