0 0 Read Time:45 Second Sejumlah titik api di Kalimantan menjadi perhatian setelah muncul pada tampilan Google Maps. Tanda tersebut terlihat sebagai lingkaran merah bertuliskan “severe fire”. Fenomena tersebut ramai dibicarakan pengguna media sosial pada Kamis, 20 Agustus 2026. Banyak warganet membagikan tangkapan layar sebaran tanda kebakaran di berbagai wilayah Kalimantan. Kondisi ini muncul ketika risiko kebakaran hutan dan lahan meningkat. Pengguna dapat mengecek informasi tersebut melalui aplikasi atau situs Google Maps. Caranya dengan mengetik kata kunci “wildfires” atau “kebakaran hutan”. Setelah itu, pengguna dapat membuka ikon api untuk melihat informasi kebakaran. Namun, tanda kebakaran di Google Maps tidak otomatis menunjukkan jumlah hotspot secara pasti. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu yang terdeteksi sensor satelit. BMKG menggunakan sensor VIIRS dan MODIS untuk memantau titik panas. Karena itu, informasi Google Maps sebaiknya digunakan sebagai gambaran awal. Masyarakat perlu mengecek data resmi BNPB, BMKG, atau Kementerian Kehutanan. Data SiPongi Kementerian Kehutanan juga menyediakan informasi sebaran hotspot terbaru. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Jadwal Sekolah Kedinasan 2026, Cek Formasi dan Kuota 4.770 Peserta Banyak Karhutla Melanda Kaltim, BWS Siapkan Cadangan Air untuk Bantu Pemadaman