0 0 Read Time:2 Minute, 23 Second GOWA, Sulawesi Selatan — Sebuah peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar yang berlokasi di Jalan Tun Abdul Razak, Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Pada Kamis (2 April 2026) dini hari, seorang pasien ditemukan tewas di area parkiran rumah sakit setelah diduga melompat dari lantai 5 gedung perawatan. Korban merupakan seorang pria berusia 29 tahun yang sempat menjalani perawatan medis. Kronologi Kejadian Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.36 WITA ketika korban, berinisial Bahrum S., tengah menjalani perawatan di ruang perawatan RS Unismuh. Menurut keterangan keluarga, sebelum kejadian korban dilaporkan sempat mengalami kondisi yang tidak stabil secara fisik dan emosional. Disampaikan bahwa korban sempat mengeluhkan sesak napas, kecemasan, dan mengalami gejala halusinasi. Sekitar pukul 04.30 WITA, keluarga yang terbangun menemukan bercak darah di sekitar tempat tidur pasien dan melihat bahwa korban tidak lagi berada di kamar perawatan. Pemeriksaan kemudian mengungkap bahwa korban telah terjatuh dari lantai 5 dan ditemukan tewas di area parkiran RS dengan luka serius di berbagai bagian tubuhnya. Dugaan Penyebab dan Kondisi Korban Pihak kepolisian bersama rumah sakit masih menyelidiki kejadian tersebut. Dari keterangan awal yang dikumpulkan, polisi menduga bahwa korban mungkin mengakhiri hidupnya sendiri akibat depresi yang dipicu kondisi kesehatannya, termasuk penyakit tipus dan demam tinggi yang dideritanya. Hal ini diperkuat oleh pernyataan bahwa korban sempat menunjukkan gejala halusinasi dan kecemasan sebelum peristiwa terjadi. Hingga saat ini, pihak RS Unismuh menyatakan bahwa mereka telah memberikan perawatan medis sesuai prosedur, namun sejauh ini mereka belum dapat memastikan motif pasti dari kejadian tersebut, termasuk apakah itu merupakan tindakan bunuh diri atau penyebab lain yang masih dalam penyelidikan. Tanggapan Pihak Rumah Sakit dan Kepolisian Humas RS Unismuh Gowa mengonfirmasi adanya kejadian tersebut, namun enggan membeberkan detail medis atau latar belakang kesehatan korban demi menjaga privasi pasien. Pihak rumah sakit juga menyampaikan bahwa mereka akan bekerjasama sepenuhnya dengan proses penyelidikan oleh aparat kepolisian. Polisi dari Polsek Somba Opu dan Polres Gowa saat ini tengah menangani kasus ini secara resmi. Investigasi dilakukan untuk memastikan detail kronologi kejadian serta faktor-faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kematian korban. Penyidik memeriksa saksi-saksi dan bukti fisik dari lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan. Dampak dan Pesan untuk Masyarakat Kejadian pasien yang tewas diduga akibat lompat dari lantai atas rumah sakit ini menyentak keluarga, tenaga medis, serta publik. Tragedi ini kembali membuka diskusi mengenai pentingnya pengawasan pasien rawat inap, khususnya mereka yang menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan emosional dan mental. Diperlukan upaya lebih lanjut dari fasilitas kesehatan untuk memastikan keamanan pasien serta dukungan kesehatan mental di lingkungan rumah sakit. Kesimpulan: Peristiwa yang Masih Diselidiki Kasus pasien tewas diduga lompat dari lantai 5 RS Unismuh Gowa masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian. Dugaan awal menunjukkan bahwa korban mengalami gangguan kesehatan fisik dan emosional sebelum kejadian, namun motif pastinya belum dapat dipastikan secara hukum. Pihak rumah sakit juga menyatakan komitmennya untuk mendukung proses hukum dan menjaga privasi pasien. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Owen Bawa Misi Persipura Promosi ke Super League 7 Fakta Gempa M 7,6 Hari Ini di Bitung Sulut, Sempat Picu Tsunami Kecil