0 0 Read Time:1 Minute, 30 Second Kontingen Pesparawi Sumut menjadi sorotan setelah kabar mereka tertahan di Bandara Monokwari viral di media sosial. Namun, panitia menegaskan narasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Ketua rombongan, Pdt. Berkat Kurniawan Laoli, menjelaskan bahwa kendala utama adalah keterbatasan penerbangan dari Monokwari menuju Medan. Bukan karena kontingen terlantar atau tidak memiliki biaya perjalanan. Penyebab Kontingen Tertahan Menurut Berkat, kontingen Sumatera Utara berjumlah sekitar 259 peserta yang diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah kembali ke Medan sesuai jadwal setelah menyelesaikan perlombaan. Sementara itu, gelombang kedua selesai bertanding lebih belakangan. Mereka harus menunggu jadwal penerbangan karena rute Monokwari-Medan hanya dilayani dalam jumlah terbatas. Keterbatasan Tiket Jadi Kendala Berkat menjelaskan bahwa seluruh peserta ingin pulang pada hari yang sama. Namun, kapasitas kursi pesawat tidak mampu menampung seluruh rombongan sekaligus. Sebagian peserta telah diberangkatkan lebih dahulu. Sisanya dijadwalkan pulang pada penerbangan berikutnya sesuai ketersediaan tiket. Panitia Pastikan Peserta Tetap Terlayani Panitia memastikan seluruh peserta yang masih berada di Monokwari mendapatkan penginapan dan konsumsi. Seluruh kebutuhan selama menunggu penerbangan juga telah dipersiapkan. Berkat menegaskan persoalan tersebut bukan disebabkan kekurangan dana. Kendala murni berasal dari terbatasnya jadwal penerbangan keluar dari Monokwari. Bukan Hanya Dialami Kontingen Sumut Menurut panitia, persoalan transportasi juga dialami kontingen dari beberapa provinsi lain. Sebagian bahkan memilih menggunakan kapal menuju kota lain untuk melanjutkan perjalanan pulang. Kondisi geografis Papua Barat dan keterbatasan akses penerbangan memang menjadi tantangan dalam penyelenggaraan ajang nasional. Kontingen Dijadwalkan Pulang Bertahap Panitia memastikan seluruh anggota Kontingen Pesparawi Sumut telah memiliki jadwal kepulangan. Pemulangan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kapasitas penerbangan yang tersedia. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Klarifikasi resmi menunjukkan tidak ada peserta yang ditelantarkan selama berada di Monokwari. Penutup Viralnya kabar Kontingen Pesparawi Sumut tertahan di Bandara Monokwari memunculkan berbagai spekulasi. Setelah dijelaskan panitia, penyebab utamanya adalah keterbatasan tiket pesawat dan jadwal penerbangan. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Motor Anggota Satpol PP Medan Diduga Dicuri Pria Berseragam Perwira Polisi usa Cemari Sungai-Sawah Warga di Deli Serdang, Diduga Limbah Pabrik