0 0 Read Time:58 Second PBSI mengambil langkah tegas terkait sektor ganda campuran Indonesia. Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana dikaitkan dengan penyelidikan dugaan match fixing. Keduanya sebelumnya menjadi bagian pasangan utama pelatnas PBSI. Jafar merupakan pasangan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Sementara Adnan berpasangan dengan Indah Cahya Sari Jamil. Kedua pasangan tersebut ditarik dari Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi. Kejuaraan Dunia dijadwalkan berlangsung pada 17-23 Agustus. Langkah tersebut dilakukan ketika penyelidikan dugaan pengaturan pertandingan masih berlangsung. Karena itu, status keterlibatan para pemain perlu dibedakan dari keputusan administratif PBSI. Belum ada kesimpulan bahwa Jafar atau Adnan terbukti melakukan match fixing. Perubahan komposisi membuat sektor ganda campuran Indonesia harus melakukan penyesuaian. Sebelumnya, Jafar/Felisha menjadi pasangan Indonesia dengan peringkat tertinggi. Mereka berada di posisi ke-13 dunia pada akhir Juli. Jafar juga mencatat sejumlah hasil positif bersama Felisha sepanjang musim 2026. Mereka melaju hingga babak 16 besar Badminton Asia Championships. Pasangan tersebut juga tampil di Swiss Open dan Indonesia Open. Sementara itu, Adnan/Indah juga menjadi pasangan utama pelatnas PBSI. Keduanya meraih kemenangan pada sejumlah turnamen tahun ini. Perubahan komposisi menjadi perhatian besar karena sektor ganda campuran sedang menghadapi tantangan prestasi. Kasus dugaan match fixing ini masih membutu Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Fakta-Fakta Temuan 996 Senjata di Sekolah Swasta Jaksel MA Koreksi Kerugian Negara dalam Kasus Timah, Rp 271 Triliun Tak Tepat