0 0 Read Time:53 Second Bupati Kubu Raya Sujiwo angkat bicara terkait desakan agar dirinya mundur dari jabatan. Desakan tersebut muncul setelah kasus dugaan pemukulan sekuriti dan dokter RSUD Tuan Besar Syarif Idrus. Terduga pelaku diketahui merupakan adik Sujiwo berinisial Su alias Gi. Sujiwo menegaskan dirinya tidak akan mempertahankan jabatan jika masyarakat sudah tidak menghendakinya. Ia menyebut jabatan bupati merupakan amanah dari Tuhan dan kepercayaan rakyat. Karena itu, Sujiwo mengaku siap menerima keputusan masyarakat Kubu Raya. Menurut Sujiwo, dirinya tidak asing dengan keputusan untuk meninggalkan jabatan. Ia mengaku pernah mundur sebagai anggota DPRD pada 2015. Sujiwo juga menyebut pernah mengundurkan diri saat menjabat sebagai wakil bupati Kubu Raya. Sujiwo sebelumnya telah menyatakan tidak membenarkan dugaan tindakan adiknya tersebut. Ia meminta pihak yang merasa dirugikan menempuh proses hukum sesuai aturan. Sujiwo juga memastikan dirinya tidak akan menghalangi proses hukum terhadap siapa pun. Kasus dugaan pemukulan sekuriti dan dokter RSUD Tuan Besar Syarif Idrus menjadi sorotan setelah videonya viral. Polemik tersebut kemudian memunculkan desakan agar Sujiwo bertanggung jawab secara politik. Sujiwo menyatakan siap mundur jika desakan tersebut benar-benar mencerminkan suara rakyat Kubu Raya. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Mita Dibunuh Sopir Travel pada 2024: Barangnya Sampai, tapi Orangnya Tak Ada Lagu Bendera Cokelat Kembali Bergema Jelang 17 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya