0 0 Read Time:51 Second Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meningkat di Kalimantan Timur (Kaltim) saat musim kemarau. Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda ikut membantu menyediakan cadangan air. Air tersebut dapat digunakan BPBD dan Manggala Agni untuk mendukung proses pemadaman. Kepala BWS Kalimantan IV Samarinda Andri Rachmanto Wibowo mengatakan bantuan air sudah beberapa kali diberikan. Menurutnya, sejumlah infrastruktur sumber daya air masih memiliki cadangan yang cukup. Kondisi tersebut memungkinkan bantuan diberikan ketika kebutuhan pemadaman meningkat. Salah satu sumber cadangan berada di Bendungan Sepaku Semoi. Bendungan tersebut masih menyimpan sekitar 13 juta meter kubik air. Cadangan itu dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan yang sudah dialokasikan. Selain Sepaku Semoi, BWS mengelola sejumlah bendungan lainnya di Kaltim. Infrastruktur tersebut meliputi Bendungan Marangkayu, Samboja, Manggar, Teritip, dan Lempake. Penggunaan air tetap diatur untuk kebutuhan masyarakat, irigasi, air minum, dan pemeliharaan sungai. BWS juga memiliki 44 titik sumber air tanah yang tersebar di sejumlah wilayah Kaltim. Sumber tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu daerah yang mengalami kekeringan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadapi kemarau sekaligus mendukung penanganan karhutla. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Titik Api Kalimantan Muncul di Google Maps, Begini Cara Mengeceknya 4.499 Hektare Lahan Terbakar di Kalteng, Prabowo Turun Langsung Tinjau Karhutla