0 0 Read Time:1 Minute, 6 Second DPRD Kalimantan Tengah menyoroti kesiapan anggaran menghadapi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026. Anggaran Belanja Tidak Terduga atau BTT sekitar Rp70 miliar disebut tersedia untuk mendukung kebutuhan penanganan kondisi darurat. Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, meminta pemerintah memastikan pendanaan penanganan karhutla tetap menjadi prioritas. Menurutnya, penanganan kebakaran membutuhkan personel, sarana, prasarana, serta dukungan anggaran memadai. Perencanaan juga perlu menghitung kebutuhan lapangan secara rinci agar operasi tidak terhambat. DPRD siap mendukung penguatan anggaran ketika kondisi membutuhkan respons cepat. Kesiapan tersebut penting karena risiko karhutla Kalteng pada 2026 diperkirakan meningkat dibanding dua tahun sebelumnya. Pemerintah daerah sebelumnya memprediksi musim kemarau datang lebih awal dengan kondisi lebih kering. Kemarau juga diperkirakan berlangsung sekitar lima bulan dengan curah hujan di bawah normal. Potensi El Nino lemah turut menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kebakaran. Pemprov Kalteng juga telah memperkuat koordinasi melalui BPBD dan pemerintah kabupaten serta kota. Pemanfaatan BTT dapat mendukung kebutuhan mendesak setelah status keadaan darurat ditetapkan sesuai ketentuan. Dana tersebut dapat membantu mobilisasi personel dan berbagai kebutuhan operasional penanganan karhutla. Namun, penggunaannya tetap harus mengikuti mekanisme pengelolaan keuangan daerah. DPRD Kalteng berharap kesiapan anggaran dibarengi deteksi dini dan pemadaman sebelum kebakaran meluas. Koordinasi antarlembaga juga diperlukan untuk melindungi masyarakat serta mencegah kabut asap. Penguatan langkah pencegahan diharapkan membuat penanganan karhutla Kalteng sepanjang musim kemarau 2026 berjalan lebih efektif. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Jam Sekolah di Palangka Raya Dipangkas Imbas Kabut Asap Sumur Warga Mengering, BPBD Lamandau Gelontorkan 10 Ribu Liter Air Bersih