0 0 Read Time:1 Minute, 35 Second Meta Deskripsi:Seorang pria berambut cepak di Makassar viral setelah tak terima ditertibkan polisi saat kegiatan SOTR. Ia mengaku sebagai “Akademi Tamtama” dalam video yang beredar di media sosial. Video Pria Berambut Cepak Viral di Media Sosial Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria berambut cepak bersitegang dengan polisi viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di Makassar saat aparat melakukan penertiban kegiatan Sahur On The Road (SOTR). Dalam video yang beredar luas, pria tersebut tampak tidak terima ketika petugas kepolisian menghentikan aktivitas SOTR yang dianggap berpotensi mengganggu ketertiban umum. Mengaku “Akademi Tamtama” Saat berdebat dengan petugas, pria tersebut terdengar mengaku sebagai “Akademi Tamtama”. Pernyataan itu pun langsung menjadi sorotan warganet dan memicu berbagai komentar di media sosial. Banyak pengguna media sosial mempertanyakan maksud dari pernyataan tersebut, sementara sebagian lainnya menilai sikap pria itu tidak pantas ketika berhadapan dengan petugas yang sedang menjalankan tugas. Penertiban SOTR oleh Polisi Kegiatan Sahur On The Road memang kerap menjadi perhatian aparat keamanan di sejumlah daerah. Polisi biasanya melakukan pengawasan dan penertiban untuk mencegah potensi gangguan keamanan, seperti konvoi kendaraan yang berlebihan, balap liar, hingga tindakan yang dapat mengganggu masyarakat. Di Makassar, aparat kepolisian melakukan patroli rutin selama bulan Ramadan guna memastikan kegiatan masyarakat tetap berjalan dengan aman dan tertib. Reaksi Warganet Beragam Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyoroti sikap pria dalam video tersebut, sementara sebagian lainnya menilai kejadian itu sebagai pengingat pentingnya menjaga ketertiban saat mengikuti kegiatan SOTR. Perdebatan di dunia maya pun terus berkembang seiring dengan viralnya video tersebut. Imbauan untuk Menjaga Ketertiban Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para remaja dan pemuda, agar tetap menjaga ketertiban saat menjalankan aktivitas Sahur On The Road. Kegiatan tersebut sebaiknya dilakukan secara positif tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan maupun warga sekitar. Dengan kerja sama antara masyarakat dan aparat, diharapkan suasana selama bulan Ramadan dapat tetap aman, tertib, dan kondusif. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Praperadilan Dikabulkan PN Makassar, Polisi Harus Limpahkan Kasus Kekerasan Jurnalis ke Jaksa Satgas ESDM Sidak PLN Sulselrabar, Pastikan Pasokan Listrik Aman Saat Idul Fitri