0 0 Read Time:42 Second Signage Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, mendadak tidak terlihat. Ikon wisata tersebut ternyata sengaja dicopot petugas. Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang melepas seluruh rangkaian huruf karena mengalami kerusakan parah. Kerusakan itu terjadi setelah konvoi perayaan HUT Arema ke-39 pada 10-11 Agustus 2026. Plt Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang membenarkan kondisi tersebut. Sebelumnya, beberapa huruf sudah mengalami gangguan teknis berupa lampu neon yang mati. Setelah konvoi, sedikitnya empat huruf mengalami kerusakan hingga pecah. DLH kemudian mengangkut seluruh rangkaian signage Kayutangan Heritage untuk menjalani evaluasi dan perbaikan. Langkah tersebut dilakukan agar perbaikan dapat dikerjakan secara menyeluruh di bengkel kerja. Meski demikian, warga dan wisatawan belum mendapat kepastian mengenai pemasangan kembali signage Kayutangan Heritage. DLH belum memiliki pos anggaran khusus untuk memperbaiki fasilitas tersebut. Pemerintah masih mengevaluasi kebutuhan perbaikan serta menunggu alokasi anggaran resmi. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Persib vs Sabah FC: Jadwal dan Link Streaming Gratis Dewata Challenge Series 2026 KKB Diduga Sandera 9 Perempuan di Mimika, Dua Ibu Jadi Korban