0 0 Read Time:1 Minute, 16 Second Seorang pria berinisial BN (23) ditemukan tewas mengenaskan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dengan puluhan anak panah tertancap di tubuhnya. Korban ditemukan di Jalan Freeport Lama, sekitar pangkalan ojek menuju Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama, pada dini hari. Selain luka akibat anak panah, korban juga mengalami luka sayatan senjata tajam di bagian leher dan punggung. Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan itu. Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona mengatakan, petugas menerima laporan dari warga sekitar pukul 01.05 WIT mengenai penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia. Personel kepolisian bersama tim identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan terdapat sekitar 19 anak panah yang masih tertancap di tubuh korban, disertai luka akibat senjata tajam. Berdasarkan kondisi korban, polisi menduga aksi pembunuhan dilakukan oleh lebih dari satu orang. Dugaan tersebut muncul karena banyaknya luka yang ditemukan pada tubuh korban. Aparat kini mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa barang bukti, serta menelusuri kemungkinan motif di balik peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi selama proses penyelidikan berlangsung. Jenazah korban telah dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, Polres Mimika memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh guna mengungkap pelaku serta motif pembunuhan. Kepolisian berharap masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut segera melapor agar proses pengungkapan kasus dapat berjalan lebih cepat. Aparat juga menegaskan akan menindak tegas setiap pihak yang terbukti terlibat dalam peristiwa tersebut. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation KPP Pratama Jayapura sebut penerimaan pajak capai Rp2,5 triliun pada 2026 BI Papua siapkan Rp20 miliar ekspedisi rupiah berdaulat 2026 di wilayah 3T