0 0 Read Time:42 Second Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut warga Dayak pedalaman berpeluang mendapat penyesuaian syarat masuk TNI. Kelonggaran itu terutama berkaitan dengan postur tubuh. Sjafrie menyampaikan hal tersebut setelah rapat bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (31/8/2026). Ia mengatakan warga Dayak pedalaman yang bertubuh lebih pendek dapat memperoleh sedikit privilege. Pembahasan itu sebelumnya muncul dalam rapat Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran TNI di Hambalang. Rapat tersebut membahas penyesuaian syarat perekrutan warga Dayak pedalaman sebagai prajurit TNI. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut aspirasi tersebut disampaikan Panglima Jilah kepada Prabowo. Warga Dayak juga meminta penyesuaian aturan mengenai tato adat dalam proses rekrutmen TNI dan Polri. Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan tato karena tradisi adat sudah diperbolehkan. Ia mengatakan TNI terbuka terhadap warga Dayak yang ingin bergabung. Menurutnya, penambahan personel juga membutuhkan keterwakilan dari seluruh daerah Indonesia. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Polisi Selidiki Karhutla 5 Hektare di Barsel, Remaja 15 Tahun Diamankan 63 Kasus Karhutla Ditangani di Kalbar, 7 Orang Kini Berstatus Tersangka