0 0 Read Time:54 Second Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menyampaikan permintaan maaf terkait dugaan pungli di Satlantas Colombo. Ia juga berjanji menindak tegas oknum yang terlibat. Kasus ini bermula dari pengakuan Kristiani yang diminta membayar Rp1 juta. Uang tersebut disebut untuk memperoleh surat keterangan pengeluaran kendaraan. Kristiani mengaku mentransfernya ke rekening pribadi yang disebut milik penyidik. Dugaan pungli tersebut kemudian viral melalui media sosial. Polrestabes Surabaya langsung melakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait. Sebelumnya, Kasatlantas AKBP Galih Bayu Raditya memastikan pengurusan administrasi pascakecelakaan tidak dipungut biaya. Setelah memberikan keterangan kepada polisi, Kristiani bertemu langsung dengan Luthfie. Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes Surabaya menyampaikan permintaan maaf atas kejadian itu. Ia juga memastikan adanya tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti melakukan pelanggaran. Motor Kristiani yang sebelumnya berada di Polsek Dukuh Pakis akhirnya dapat diambil. Ia menyebut persoalan pribadinya telah selesai. Namun, Kristiani berharap proses penindakan tetap dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Jika pemeriksaan membuktikan pelanggaran, oknum terkait akan diproses melalui mekanisme internal kepolisian. Sanksi demosi menjadi salah satu bentuk hukuman yang dapat dijatuhkan. Polisi juga masih mendalami dugaan pungli tersebut dan bukti transfer Rp1 juta. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Pencopet 15 HP di Konser Amal NDX AKA Klaten Ditangkap, Pelaku Asal Surabaya Ruwatan Anak Rambut Gimbal Jadi Magnet Wisatawan di Dieng Culture Festival 2026