0 0 Read Time:48 Second JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap langkah tegas membenahi jajaran pajak dan Bea Cukai. Perombakan dilakukan karena masih ditemukan celah kebocoran penerimaan negara. Purbaya mengatakan hampir seluruh pejabat pajak eselon II, III, dan IV dikocok ulang. Pegawai yang dinilai kurang baik akan dipindahkan ke daerah. Sementara itu, pegawai berkinerja baik ditempatkan di kantor dengan potensi penerimaan besar. Selain rotasi, Purbaya membuat pemeringkatan terhadap lima pegawai yang dicurigai bermasalah. Dari daftar tersebut, tiga pegawai bahkan disebut telah dirumahkan. Langkah itu menjadi pesan bahwa pemerintah serius memperbaiki kualitas pengumpulan pajak. Pembersihan internal juga menyasar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Purbaya membuka ruang bagi KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan memproses pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran. Sebelumnya, ia juga telah melakukan reorganisasi Bea Cukai dan mengganti sejumlah pejabat strategis. Kebijakan tersebut mulai menunjukkan dampak terhadap penerimaan negara. Purbaya menyebut tax collection hingga akhir Juli 2026 tumbuh hampir 30 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu terjadi tanpa kenaikan tarif pajak atau penambahan jenis pajak baru. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Ruwatan Anak Rambut Gimbal Jadi Magnet Wisatawan di Dieng Culture Festival 2026 Komnas HAM Desak Polisi Usut Kasus Keracunan Program MBG, Bukan Sekadar Hentikan SPPG