0 0 Read Time:1 Minute, 38 Second Aparat gabungan TNI–Polri berhasil melumpuhkan salah satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya dalam operasi di wilayah Bukit Signal, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Peristiwa tembakan ini terjadi pada Senin, 16 Maret 2026, setelah pelaku berupaya menghindari pengejaran aparat keamanan. Identitas Pelaku dan Kronologi Penindakan Pelaku yang tewas ditembak aparat bernama Hurbianus Mirip, anggota KKB dari kelompok Kodap III D Dulla yang dipimpin Aibon Kogoya. Ia telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2025, karena diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di wilayah Nabire dan Paniai. Penindakan dilakukan oleh Satgas Rajawali Mambri TNI dan Satgas Operasi Damai Cartenz Polri setelah intelijen memperoleh informasi keberadaan pelaku di kawasan Bukit Signal sekitar Kali Pepaya. Saat dilumpuhkan, petugas mengeluarkan tindakan tegas dan terukur karena pelaku diduga melakukan perlawanan. Jejak Aksi Kekerasan Pelaku Hurbianus Mirip diduga terlibat dalam sejumlah kasus kekerasan sebelumnya, termasuk: Pembunuhan dua personel Brimob pada 13 Agustus 2025 yang disertai perampasan senjata jenis AK-101. Penembakan terhadap masyarakat dan aparat di wilayah Kali Semen pada Oktober 2025. Penyerangan pos pengamanan di area PT Kristalin pada Februari 2026 yang menewaskan satu anggota TNI dan satu warga sipil serta merampas sejumlah senjata api. Karena terlibat berbagai aksi kekerasan dan dianggap membahayakan stabilitas wilayah, aparat melakukan tindakan tegas terhadap pelaku. Upaya Stabilitas Keamanan Papua Tengah Pimpinan operasi menegaskan bahwa tindakan aparat militer dan kepolisian tidak hanya untuk menindak anggota KKB, tetapi juga untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Tengah. Satgas Damai Cartenz bersama Satgas Rajawali Mambri terus memantau situasi demi memastikan kondisi tetap kondusif. Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya preventif dan responsif terhadap ancaman kelompok bersenjata yang menyasar warga sipil maupun aparat keamanan. Imbauan Kepada Masyarakat Aparat juga mengimbau masyarakat Papua Tengah untuk tetap tenang dan waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi. Kerja sama antara warga dan aparat diharapkan dapat membantu menciptakan suasana aman di tengah operasi penegakan hukum yang sedang berlangsung. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Kabur dari Lapas Wamena, Anggota KKB Pembunuh Polisi Ditangkap di Yahukimo Pastikan IGD Siaga di Hari Lebaran, Bupati Biak Cek Langsung Layanan RSUD