0 0 Read Time:1 Minute, 14 Second Badan Narkotika Nasional membongkar jaringan peredaran narkoba setelah menggerebek empat lokasi berbeda di Batam, Kepulauan Riau. Operasi dilakukan tim gabungan BNN dan Bea Cukai pada Selasa, 28 Juli 2026. Sebanyak enam orang ditangkap dalam rangkaian pengungkapan tersebut. Petugas juga menyita berbagai jenis narkotika dan barang terkait peredaran ilegal. Empat lokasi penggerebekan tersebar di beberapa kawasan Kota Batam. Petugas menyasar kawasan Teluk Tering, hotel di Baloi, apartemen, serta rumah kos di Batu Ampar. Penyelidikan menemukan dugaan penggunaan vape dan kemasan makanan untuk menyamarkan narkotika. Modus tersebut diduga digunakan agar barang lebih sulit terdeteksi selama proses distribusi. Barang bukti yang disita mencakup 1.076,18 gram serbuk MDMA dan 50 gram metamfetamina. Petugas juga mengamankan 10 butir ekstasi dan 25,6 gram ketamin. Selain itu, ditemukan 170 cartridge vape berisi Etomidate dan 12 botol vial Etomidate. Sebanyak 86 tablet Happy Five juga masuk dalam daftar barang bukti yang diamankan. Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Aswin Sipayung, mengatakan pengungkapan berasal dari penyelidikan intensif. Jaringan tersebut diduga menyelundupkan barang dari Malaysia melalui jalur laut menuju Batam. Pelaku kemudian diduga mengemas ulang barang menggunakan kemasan makanan dan alat press plastik. BNN masih mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Selain enam orang yang ditangkap, dua warga negara asing masih dalam pengejaran petugas. Keduanya diduga berperan sebagai pemasok utama dalam jaringan tersebut. BNN dan Bea Cukai akan terus memperkuat pengawasan terhadap jalur masuk yang berpotensi dimanfaatkan jaringan narkoba. Pengungkapan di Batam tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan modus penyelundupan yang semakin beragam. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Menteri PU Sebut Jembatan Kuta Blang Bireuen Fungsional Akhir Agustus Harga Pertamax di Batam Turun Mulai Hari Ini, Jadi Rp 15.150 per Liter