0 0 Read Time:1 Minute, 9 Second Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika terus mengusut dugaan kasus korupsi di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Proses penyidikan masih berjalan dan jaksa mengungkapkan bahwa calon tersangka dalam perkara tersebut diperkirakan lebih dari satu orang. Pernyataan itu menegaskan bahwa penyidik masih terus mendalami keterlibatan sejumlah pihak yang diduga memiliki peran dalam tindak pidana korupsi tersebut. Penyidik Kejari Mimika saat ini fokus mengumpulkan alat bukti, memeriksa dokumen, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran di Dinas Tanaman Pangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum. Jaksa menegaskan penetapan tersangka akan dilakukan setelah seluruh unsur pidana dan alat bukti dinilai telah memenuhi syarat. Meski belum mengungkap identitas calon tersangka, Kejari Mimika memastikan penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa intervensi. Penyidik juga membuka kemungkinan adanya penambahan saksi maupun pemeriksaan terhadap pihak lain apabila ditemukan fakta baru selama proses penyidikan. Selain itu, potensi kerugian negara akibat dugaan korupsi tersebut masih dalam tahap perhitungan oleh instansi yang berwenang. Kejaksaan menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus korupsi di Kabupaten Mimika sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Masyarakat diharapkan memberikan dukungan terhadap proses hukum yang sedang berjalan serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Dengan penyidikan yang terus berkembang, publik kini menantikan pengumuman resmi terkait penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dinas Tanaman Pangan Mimika. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Pemkab pastikan bangun 88 rumah guru di Jayawijaya Jejak Sadis 3 Anggota KKB Batalyon Yamue Tewas Ditembak Polisi di Yahukimo