0 0 Read Time:1 Minute, 8 Second Organisasi Papua Merdeka (OPM) melalui Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tiga orang di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut para korban merupakan mata-mata atau intelijen aparat keamanan. Namun, TNI membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa ketiga korban adalah warga sipil yang tidak terlibat dalam aktivitas militer maupun aparat keamanan. Peristiwa penembakan dilaporkan terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Yahukimo. Berdasarkan keterangan Koops TNI Habema, korban terdiri dari sepasang suami istri dan seorang perempuan lainnya. Ketiganya meninggal dunia akibat aksi kekerasan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata pimpinan Kopitua Heluka. TNI menyatakan serangan tersebut merupakan tindakan yang menyasar masyarakat sipil dan mengakibatkan duka bagi keluarga korban. Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyatakan kelompoknya bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Dalam keterangannya, TPNPB mengklaim para korban merupakan bagian dari jaringan intelijen Indonesia. Di sisi lain, TNI menegaskan tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim tersebut. Aparat menyebut para korban merupakan warga sipil yang berhak mendapatkan perlindungan dan tidak seharusnya menjadi sasaran aksi kekerasan. Koops TNI Habema menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan proses penyelidikan serta pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. TNI juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap mendukung upaya menjaga keamanan di Papua. Aparat menegaskan penegakan hukum akan dilakukan secara profesional agar pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan yang berlaku. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Jejak Sadis 3 Anggota KKB Batalyon Yamue Tewas Ditembak Polisi di Yahukimo Mantan Wali Kota Jayapura Manase Robert Kambu Wafat, Tinggalkan Warisan Filosofis untuk Persipura