0 0 Read Time:1 Minute, 25 Second Nilai transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Papua mencatat pertumbuhan 9,03 persen, mencerminkan semakin meningkatnya penggunaan sistem pembayaran digital oleh masyarakat. Kenaikan tersebut menunjukkan akselerasi transformasi ekonomi digital di Papua yang didukung oleh semakin luasnya adopsi pembayaran non-tunai di berbagai sektor usaha. Peningkatan transaksi QRIS didorong oleh bertambahnya jumlah merchant yang menerima pembayaran digital, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), toko ritel, hingga sektor jasa. Kemudahan bertransaksi hanya dengan memindai kode QR membuat masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari. Bank Indonesia bersama perbankan dan penyedia jasa sistem pembayaran terus memperluas implementasi QRIS di Papua. Berbagai program edukasi dan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat. Selain itu, perluasan jaringan layanan pembayaran juga menjadi fokus agar penggunaan QRIS dapat menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah yang sebelumnya memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan. Pertumbuhan transaksi QRIS memberikan manfaat bagi pelaku usaha karena proses pembayaran menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Digitalisasi transaksi juga membantu pelaku UMKM mencatat arus kas secara lebih rapi serta memperluas peluang menjangkau konsumen yang semakin terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai. Pengamat ekonomi menilai peningkatan penggunaan QRIS menjadi indikator positif bagi perkembangan ekonomi digital di Papua. Semakin tingginya adopsi transaksi elektronik diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. Dukungan infrastruktur digital juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga tren pertumbuhan tersebut. Dengan pertumbuhan nilai transaksi QRIS sebesar 9,03 persen, Papua menunjukkan perkembangan yang positif dalam transformasi sistem pembayaran digital. Pemerintah dan Bank Indonesia diharapkan terus memperkuat ekosistem ekonomi digital melalui peningkatan literasi, perluasan jaringan pembayaran, serta dukungan kepada UMKM agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation 20 ribu petani Papua mulai kembangkan inovasi pertanian Owen Rahadian Lepas Kursi Manajer Persipura, Benhur Tomi Mano Sebut Sudah Sesuai Kontrak