0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir kiriman serta gelombang laut tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter di sejumlah perairan Sulawesi Selatan (Sulsel). Peringatan ini disampaikan menyusul meningkatnya intensitas curah hujan di wilayah hulu sungai serta adanya dinamika cuaca laut yang berpotensi memicu kondisi berbahaya, baik di daratan maupun perairan.

BMKG menjelaskan bahwa banjir kiriman berisiko terjadi ketika hujan lebat mengguyur wilayah hulu dalam durasi cukup lama, sementara daerah hilir relatif tidak mengalami hujan signifikan. Kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan debit air sungai secara tiba-tiba, sehingga mengancam permukiman di bantaran sungai, lahan pertanian, serta infrastruktur seperti jembatan dan jalan. Masyarakat yang bermukim di daerah rawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari saat perubahan tinggi muka air sulit terpantau.

Di sisi lain, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang laut setinggi hingga 2,5 meter di perairan Sulsel. Gelombang tinggi ini dipicu oleh pola angin yang cukup kuat dan perubahan tekanan udara di sekitar wilayah perairan. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan kecil, perahu tradisional, serta kegiatan wisata bahari. Nelayan diminta untuk memperhatikan informasi cuaca maritim sebelum melaut dan menunda perjalanan jika kondisi dinilai tidak aman.

Selain tinggi gelombang, faktor arus laut yang menguat dan cuaca buruk seperti hujan lebat disertai angin kencang juga dapat memperparah risiko kecelakaan di laut. BMKG menekankan pentingnya penggunaan alat keselamatan, pemantauan prakiraan cuaca secara berkala, serta koordinasi dengan pihak berwenang bagi pelaku aktivitas kelautan. Operator pelabuhan dan otoritas setempat diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak gelombang tinggi terhadap aktivitas bongkar muat dan keselamatan pelayaran.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait di Sulsel diimbau untuk melakukan langkah mitigasi, seperti membersihkan saluran drainase, memantau debit sungai, dan menyiapkan jalur evakuasi di wilayah rawan banjir. Sosialisasi kepada masyarakat juga dinilai penting agar warga memahami tanda-tanda awal banjir kiriman dan mengetahui langkah darurat yang harus dilakukan.

BMKG mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi prakiraan cuaca dan peringatan dini dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. Dengan kewaspadaan bersama dan kesiapan yang baik, diharapkan potensi dampak banjir kiriman dan gelombang laut tinggi di perairan Sulsel dapat diminimalkan, sehingga keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %