0 0 Read Time:1 Minute, 25 Second Sekitar 1.300 warga Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Kamis (23/7) bertepatan dengan peringatan hari raya Yahudi Tisha B’Av. Peristiwa tersebut berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian Israel dan memicu perhatian karena terjadi di salah satu situs paling sensitif di kawasan tersebut. Masjid Al-Aqsa merupakan tempat suci ketiga bagi umat Islam, sementara kawasan yang sama juga dikenal oleh umat Yahudi sebagai Temple Mount atau Bukit Bait Suci. Menurut Otoritas Kegubernuran Yerusalem, rombongan pengunjung Israel dibagi ke dalam beberapa kelompok dengan jumlah sekitar 150 orang setiap sesi. Polisi Israel juga memperketat penjagaan di seluruh gerbang masuk kompleks Masjid Al-Aqsa dan kawasan Kota Tua Yerusalem. Otoritas setempat menyatakan akses bagi sebagian warga Palestina yang hendak beribadah turut dibatasi, sehingga hanya sejumlah kecil jamaah yang dapat melaksanakan salat Subuh di dalam kompleks masjid. Otoritas Kegubernuran Yerusalem menyebut sejumlah pengunjung Israel melakukan ritual keagamaan di dalam kompleks, termasuk penggunaan tefillin, sujud, serta melantunkan doa dengan suara keras. Di sisi lain, kelompok-kelompok yang mendukung pembangunan kuil Yahudi di lokasi tersebut dilaporkan menggalang massa dengan target menghadirkan sekitar 5.000 orang selama peringatan Tisha B’Av. Pemerintah Provinsi Yerusalem mengecam aktivitas tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap status quo historis dan hukum yang berlaku di kawasan Al-Aqsa. Ketegangan di sekitar Masjid Al-Aqsa terus menjadi sorotan masyarakat internasional karena kawasan tersebut memiliki nilai keagamaan dan sejarah yang tinggi bagi umat Islam maupun Yahudi. Israel menduduki Yerusalem Timur sejak Perang Arab-Israel 1967 dan kemudian mencaplok wilayah tersebut pada 1980. Namun, langkah tersebut tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional. Situasi keamanan di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa diperkirakan akan terus menjadi perhatian seiring meningkatnya ketegangan selama peringatan Tisha B’Av. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Kejagung Belum Menjadwalkan Pemeriksaan Nanik S. Deyang Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026