0 0 Read Time:1 Minute, 5 Second Kota Pontianak di Kalimantan Barat tidak hanya dikenal sebagai Kota Khatulistiwa, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang melahirkan beragam cerita mengenai asal-usul namanya. Hingga kini, setidaknya terdapat tiga versi yang paling sering diceritakan masyarakat dan menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah tersebut. Versi pertama yang paling populer menyebut nama Pontianak berasal dari kisah Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie saat membuka kawasan permukiman pada abad ke-18. Konon, wilayah tersebut dihuni makhluk halus yang dikenal sebagai kuntilanak atau pontianak. Untuk mengusir gangguan itu, rombongan Sultan menembakkan meriam ke arah hutan. Lokasi jatuhnya peluru meriam kemudian menjadi pusat berdirinya Kesultanan Pontianak dan nama “Pontianak” pun melekat hingga sekarang. Versi kedua menyebut istilah Pontianak berasal dari kata “Punti Anak” yang dalam cerita rakyat Melayu merujuk pada sosok perempuan yang meninggal saat melahirkan. Seiring waktu, penyebutan tersebut berubah menjadi Pontianak. Cerita ini berkembang luas di berbagai daerah Melayu dan menjadi bagian dari legenda yang masih dipercaya sebagian masyarakat. Sementara itu, versi ketiga mengaitkan nama Pontianak dengan bahasa dan budaya lokal yang berkembang di sepanjang Sungai Kapuas. Sejumlah sejarawan berpendapat bahwa nama tersebut mengalami perubahan pelafalan dari istilah lama yang digunakan masyarakat setempat sebelum berdirinya Kesultanan Pontianak. Meski terdapat berbagai versi, kisah pembukaan wilayah oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie menjadi penjelasan yang paling banyak dikenal dan tercatat dalam sejarah. B Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Sambut Liga 1, Adhyaksa FC Siapkan Identitas Baru Bernuansa KaltengSigit Pamungkas – detikKalimantan Jadwal KM Lambelu Agustus 2026 Rute Kalimantan-Sulawesi-NTT