0 0 Read Time:1 Minute, 49 Second Sebuah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah kondisi bangunannya memprihatinkan. Sekolah tersebut hanya memiliki tiga ruang kelas yang digunakan secara bergantian oleh seluruh siswa. Kondisinya semakin berat karena lokasi sekolah kerap dilanda banjir rob, sehingga proses belajar mengajar sering terganggu. Sekolah yang berada di wilayah pesisir itu telah bertahun-tahun menghadapi genangan air laut saat pasang. Akibatnya, aktivitas belajar tidak selalu berjalan normal, terutama ketika air masuk ke halaman hingga ruang kelas. Kondisi tersebut mendapat perhatian pemerintah daerah yang berupaya mencari solusi agar kegiatan pendidikan tetap berlangsung dengan baik. (detik.com) Hanya Memiliki Tiga Ruang Kelas Keterbatasan fasilitas membuat sekolah harus mengatur jadwal belajar secara bergantian. Tiga ruang kelas yang tersedia digunakan oleh enam tingkat kelas dengan sistem pembelajaran yang disesuaikan. Meski sarana terbatas, para guru tetap berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada para siswa. Mereka mengatur waktu belajar agar seluruh peserta didik tetap mendapatkan hak pendidikan secara maksimal. Banjir Rob Jadi Ancaman Rutin Selain keterbatasan ruang belajar, banjir rob menjadi tantangan terbesar bagi sekolah tersebut. Saat air laut pasang, genangan sering memasuki lingkungan sekolah dan menghambat aktivitas belajar mengajar. Dalam beberapa kesempatan, siswa harus melewati genangan air untuk menuju ruang kelas. Kondisi itu tidak hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan dan kesehatan para siswa. (detik.com) Pemerintah Siapkan Solusi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap kondisi sekolah tersebut. Sejumlah langkah yang dipertimbangkan meliputi perbaikan fasilitas, pembangunan ruang kelas baru, hingga penanganan banjir rob agar kegiatan belajar tidak terus terganggu. Selain itu, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan rob yang selama ini menjadi ancaman bagi masyarakat di kawasan pesisir. Pendidikan Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Kisah SD di Sidoarjo ini menunjukkan besarnya tantangan yang masih dihadapi sejumlah sekolah di daerah rawan bencana. Meski hanya memiliki tiga ruang kelas dan harus berhadapan dengan banjir rob, semangat guru serta siswa untuk terus belajar tetap terjaga. Ke depan, dukungan pemerintah dan berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak. Dengan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah pesisir Sidoarjo dapat terus meningkat tanpa terganggu oleh keterbatasan sarana maupun bencana rob. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation Kuntadi Diusulkan jadi Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah, Harta Kekayaannya Tuai Sorotan Capai Rp 3,6 Miliar Andri Ramawi Resmi Latih Persipura Jayapura, Mantan Pelatih PSIS Targetkan Bawa Mutiara Hitam Promosi ke Super League