0 0 Read Time:1 Minute, 38 Second Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan meningkatkan 20 puskesmas menjadi fasilitas rawat inap sepanjang 2026. Program ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dengan jarak yang jauh dari rumah sakit. Kebijakan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution usai meninjau Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat. Menurut Bobby, puskesmas yang diusulkan pemerintah kabupaten dan kota akan ditingkatkan fasilitasnya agar mampu melayani pasien rawat inap serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit. Puskesmas Mandrehe Jadi Salah Satu Prioritas Salah satu puskesmas yang masuk dalam program peningkatan adalah Puskesmas Mandrehe di Nias Barat. Fasilitas kesehatan tersebut melayani sekitar 20 desa dengan jumlah penduduk mencapai 23 ribu jiwa. Sementara itu, jarak menuju rumah sakit daerah sekitar 60 kilometer sehingga akses layanan kesehatan masih menjadi tantangan. Pemprov Sumut berencana meningkatkan kapasitas Puskesmas Mandrehe menjadi fasilitas rawat inap dengan sekitar 10 tempat tidur. Selain itu, puskesmas tersebut akan dilengkapi ruang persalinan, tenaga dokter, serta peralatan medis yang lebih memadai. Tingkatkan Fasilitas dan SDM Kesehatan Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Pemprov Sumut juga memperkuat sumber daya manusia di sektor kesehatan melalui pemberian beasiswa pendidikan dokter spesialis, termasuk bagi putra-putri asal Kepulauan Nias. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan tenaga medis. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit. Dukung Pemerataan Pelayanan Kesehatan Pemprov Sumut sebelumnya telah mempercepat program transformasi puskesmas rawat inap untuk wilayah yang berjarak lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan sekaligus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat pelayanan kesehatan primer. Melalui peningkatan 20 puskesmas menjadi fasilitas rawat inap pada tahun ini, Pemprov Sumut berharap masyarakat di wilayah terpencil dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan berkualitas. Program ini juga diharapkan mampu mengurangi beban rumah sakit rujukan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di berbagai daerah di Sumatera Utara. Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn About Post Author Tyler Perez [email protected] Happy 0 0 % Sad 0 0 % Excited 0 0 % Sleepy 0 0 % Angry 0 0 % Surprise 0 0 % Post navigation SPBU di Medan Masih Diserbu Pengendara, Pertamina Sebut Stok BBM Aman RS Adam Malik Ungkap Kondisi Anak Korban Kecelakaan di Sibolangit Kritis